Pages

Sunday, 19 October 2014

Ketakutan itu PILIHAN

" Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban. "
2 Timotius 1 : 7

Banyak hal yang sedang kita kerjakan hari - hari ini. Dan semua hal yang menyibukkan kita saat ini, sebagian besar kita lakukan dan persiapkan untuk menghadapi kehidupan di masa depan. Pendidikan, pekerjaan, membangun hubungan, dan lain - lain.

Tak terelakkan, seringkali muncul kekhawatiran bahkan ketakutan akan masa depan yang sedang kita tuju saat ini. Manusiawi, karena kita tidak bisa melihatnya dengan jelas. Tetapi satu hal yang sudah jelas, kita tidak berjalan menuju masa depan kita sendirian.

Ada YESUS.

Dia yang menuntun kita menuju masa depan yang telah dirancangkanNya spesial untuk kita. Dia juga mengirimkan Roh yang menguatkan kita disaat kita mulai lelah.

Jadi, jangan pernah khawatir ataupun takut akan masa depan kita. Kerjakan semua yang ada di hadapanmu saat ini dengan iman. Jangan pernah takut akan pendidikanmu, akan pekerjaanmu, akan pasangan hidupmu, akan anak - anakmu, akan keluargamu, atau akan apapun itu, karena Dia selalu bersamamu. Roh yang ada di dalammu selalu bersamamu.

Roh yang di dalammu selalu memberikan keberanian dan kekuatan yang melebihi akal pikiranmu.

Monday, 10 February 2014

Hidup Kita Bukan Untuk Kita Miliki

Sekali waktu aku mengikuti ibadah remaja di gereja tempat aku tertanam. Biasanya aku mengikuti ibadah umum, tapi karena ada sesuatu hal, aku memilih untuk datang di ibadah remaja. Hari itu aku memilih duduk di deretan paling belakang.

Aku mengikuti ibadah seperti biasa. Ketika tiba waktunya Firman Tuhan akan dibagikan, pembicara pun maju menuju mimbar yang telah disiapkan. Ternyata, pembicara tersebut membawa seorang pemuda untuk membantunya bersaksi bagaimana pemuda ini merasakan Kasih Setia Tuhan dalam hidupnya.

" Saat ini saya terdaftar sebagai seorang mahasiswa fakultas arsitektur semester 7 di suatu universitas swasta ternama di Surabaya, yang juga aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan, sehingga saya diberi kepercayaan untuk menjadi ketua dari salah satu kegiatan rohani di kampus " Begitulah sedikit perkenalan di awal yang pemuda ini sampaikan.

Di awal ceritanya tidak ada yang terlalu istimewa dari hidupnya. Sama seperti mahasiswa lain pada umumnya. Berkutat dengan tugas - tugas di kampus dan sibuk dengan kegiatan - kegiatan rohani yang dapat meningkatkan iman percayanya pada Yesus, satu - satunya Tuhan yang hidup.

Rupanya, mahasiswa ini merupakan pemuda kelahiran Jakarta, yang hidup di Surabaya tanpa sanak saudara menemani hari - harinya. Tinggal seorang diri di sebuah rumah kos tak jauh dari tempatnya menimba ilmu. Yang lebih mengejutkan lagi, di usianya yang baru menginjak kepala 2, dokter memvonis bahwa dia tidak lagi memiliki umur yang panjang karena penyakit kanker darah yang perlahan menggerogoti tubuhnya.

Sepanjang dia bercerita, ada satu kalimat yang berulang kali dia ucapkan.

" ... tapi Tuhan Yesus itu baik, Dia amat sangat baik, aku mau kasik seluruh hidupku buat Dia, seutuhnya "

Di akhir ceritanya, tiba - tiba seperti ada yang bertanya dengan jelas di hatiku. Aku mendengarNya bertanya padaku,

" Haruskah aku membuatmu sampai benar - benar tidak memiliki apapun untuk kau berikan selain hidupmu, baru kau akan memberikan hidupmu untukKu ?? Seperti pemuda itu, yang tak punya pilihan lain selain memberikan hidupnya kepadaku di sisa hidupnya "

Tak terasa air mata mengalir membasahi pipiku. Tidak pernah ada pilihan terbaik dalam hidup selain memberikan hidup kita seutuhnya hanya untuk Tuhan dan demi kemuliaanNya di atas bumi ini. Ya, hanya itu yang bisa kuberikan sebagai ungkapan rasa syukur dan cintaku padaNya. Sang pemberi nafas hidupku, yang merancangku dan menenunku dengan tanganNya yang penuh kasih. Sekarang waktunya, ketika aku masih muda dan kuat, sebelum rambutku mulai memutih, fisikku makin melemah, kerja otakku menurun, dan kesehatanku memburuk, akan kuberikan hidupku sebagai persembahan yang hidup sampai suatu hari nanti aku kembali kepadaNya.

Bagaimana dengan anda ?? Ketahuilah bahwa hanya anda yang Dia rindukan. Berikan hidup anda SEKARANG atau TIDAK AKAN PERNAH ADA kesempatan lagi bagi anda untuk melakukannya. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi setelah ini. Kalau bukan sekarang, kapan lagi ??

Wednesday, 24 July 2013

NEXT Generation

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah hasil studi oleh Nadine Brozan, yang dimuat oleh New York Times.
 
Ada 5 hal yang paling ditakutkan anak - anak. Dan dari hasil study tersebut, membuktikan ada perbedaan antara dua puluh tahun lalu dan saat ini.


Dua puluh tahun lalu, 5 hal yang ditakutkan anak - anak adalah :
1. Suara keras
2. Ruangan gelap
3. Tempat tinggi
4. Binatang berbahaya
5. Orang asing

Dan saat ini, 5 hal yang ditakutkan anak - anak adalah :
1. Kehilangan salah satu dari orangtuanya karena perceraian
2. Jadi korban perampokan
3. Jadi korban penjambretan
4. Jadi korban pemerkosaan
5. Kanker
 

Pada kenyataannya, setiap hal yang terjadi pada anak - anak saat ini, termasuk ketakutan dan trauma yang menghantui mereka, itu semua dampak dari perbuatan orang - orang dewasa pada generasi sebelumnya.

Melihat anak - anak kecil dengan senyum manis tanpa paksaan serta tawa riang yang mengembang di wajah mereka, seakan menceritakan indahnya hidup di dunia yang keras dan kejam ini.


Mereka juga bisa berprestasi dan membanggakan, karena ada orang tua, para guru, dan orang - orang di sekitar mereka yang mendidik dengan benar.
Setiap tindakan dan perilaku yang mereka tunjukkan, berawal dari melihat apa yang dicontohkan oleh orang dewasa di lingkungan mereka.

Heeii Para Pembaca .... Sadarlah !! Bahwa calon - calon pemimpin masa depan ada di tangan kita !!
Pendidikan dan pengajaran moral yang tertanam dan mengakar dalam diri manusialah yang akan membuatnya bertahan mengarungi arus kehidupan. 

Pikirkanlah setiap kali anda akan bertindak !! Setiap tindakan kita, pasti memberikan dampak, baik kepada diri kita secara pribadi juga kepada anak - anak kita di masa yang akan datang. Karena mereka juga turut menuai apa yang telah kita tabur.

Tanamkan kebenaran hingga kebenaran itu mengakar di hati dan pikiran anak - anak kita, agar terpancar keluar dalam laku pemimpin - pemimpin bangsa di masa mendatang yang bermoral.


_ great change begins with small things _

Wednesday, 12 June 2013

Give Thanks

11.06.2013

Hari yang tak pernah kutunggu, tapi takkan pernah bisa kuhindari. Bagi kalian mungkin itu angka dan hari yang biasa saja. Tidak ada yang istimewa. Tapi buatku, 11.06, adalah angka yang sangat penting. Hari dimana seorang wanita berjuang mempertaruhkan hidupnya di ruang operasi sebuah rumah sakit, demi melahirkan jabang bayi yang telah ditunggu - tunggunya selama 7 tahun, dan dikandungnya selama 9 bulan 10 hari terakhir.

Betul sekali. Akulah jabang bayi itu. 22 tahun aku telah hidup di dunia. Bukan karena aku ingin, tapi karena kekuatan cinta kedua orang tuaku dan kreatifitas Tuhan yang menciptakanku dengan tanganNya sendiri.

22 tahun. Bukanlah waktu yang singkat dalam menjalani hidup. Banyak yang datang dan ada pula yang pergi. Tawa, tangis, bahagia, sedih, rindu, kecewa, luka turut ambil bagian menggoreskan warna dalam kanvas kehidupanku.

Hadiah ulang tahunku kali ini adalah ..... Aku mendapat sebuah " keluarga " baru. Keluarga yang tidak pernah aku bayangkan akan hadir dan memberi cerita baru dalam hidupku. Bersyukur sekali aku bisa bertemu mereka yang menerimaku menjadi bagian dari mereka.

Hanya ucapan terima kasih yang bisa aku tuliskan disini, yang muncul dari lubuk hatiku yang paling dalam.

Terima kasih Tuhan atas kasih dan penyertaanMu hingga detik ini. Terima kasih papa atas cinta dan pengorbananmu yang selalu menjadi kenangan indah dalam memoriku. Terima kasih mama, terima kasih adikku tersayang yang selalu ada untuk menemani hari - hariku. Terima kasih teman - teman yang sudah hadir dalam setiap fase hidupku. 

I love you all ...... Forever and ever .....


Monday, 10 June 2013

_We Have Limited Time_

" Seandainya anda diberi kesempatan kembali ke masa lalu, adakah yang ingin anda ubah atau perbaiki dalam hidup anda ?? "

Mungkin seringkali kita mendengar pertanyaan semacam itu ditujukan kepada kita atau orang lain. Kebanyakan orang akan menjawab, mereka akan mengubah keputusan - keputusan keliru yang pernah mereka buat dan berpikir bahwa dengan mengubahnya akan memperbaiki hidupnya saat ini.

Apakah jawaban yang muncul di kepalamu juga jawaban yang sama dengan kebanyakan orang ??

Aku juga berpikir hal yang sama sebelumnya. Seandainya aku bisa kembali ke masa lalu, aku akan lakukan ini, agar tidak jadi begitu, seharusnya aku berbuat begini agar dampaknya tidak seperti sekarang ini, dan sebagainya.

Tetapi ketika aku mendengar sebuah jawaban, aku merasa sangat malu dengan semua yang muncul di pikiranku.

 " Seandainya saya diberi kesempatan kembali ke masa lalu, saya tidak ingin memperbaiki apapun yang pernah terjadi dalam hidup saya, meskipun itu hal terburuk atau memalukan sekalipun. Karena ketika semua itu diperbaiki, saya takut, hidup saya tidak menjadi seperti saat ini. Mungkin saya tidak berdiri disini dan saya tidak menikmati semua yang saya miliki hari ini "

Ya. Itulah jawabannya. Seringkali kita berpikir bahwa masa lalu yang buruk akan menghasilkan masa depan yang buruk. Tapi pada kenyataannya, ketika kita menyikapi semuanya dengan benar, maka Tuhan tidak akan menutup mata. Hal - hal indah pasti hadir dalam hidup kita.

Jangan pernah menyesali apapun yang telah terjadi dalam kehidupan kita. Tapi beresponlah dengan benar ketika sesuatu hal yang buruk hadir dalam kehidupan kita. Karena respon yang benar akan menghasilkan suatu tindakan yang benar.

Jadi, yang harus kita pikirkan adalah bukan apa yang sudah terjadi di masa lalu, tapi apa yang bisa kita lakukan meskipun saat keadaan sedang tidak mendukung. Karena tidak ada lagi waktu untuk memikirkan yang telah lalu. Teruslah berjalan seiring waktu yang terus berjalan maju. Lakukan semua hal yang selama ini kau tunda, jangan sampai tidak pernah kau temukan lagi kesempatan untuk menyelesaikannya.

Friday, 17 May 2013

Everlasting Mom's Love

Kasih ibu, kepada beta
tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi, tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia

" Byuuurr ..... byuuuurrr ..... " Jelas sekali terdengar suara siraman air dari dalam kamar mandi. Dengan malas kulirik jam dinding di kamar ku. Oh my God, ini masih pukul 5 pagi, tapi sudah ada yang berani menyiramkan air ke tubuhnya sepagi ini, kataku dalam hati sambil menarik selimut agar terasa lebih hangat dan melanjutkan tidurku.

" Tyaaaaa ..... Banguuunn !! Sudah siang !! "

Okeee, itu suara mama yang setia menjadi alarm alami sejak aku tidak pernah lagi memakai weker atau alarm yang ada di handphone untuk membangunkanku di pagi hari. Sontak aku menoleh (lagi) ke arah jam dinding. What ?!!? Sudah pukul 7 kurang dan aku masih ada diatas tempat tidur !!!

Dengan sigap dan sekuat tenaga aku duduk di atas tempat tidur, berdoa sejenak, lalu bangkit untuk mencuci muka. Ketika melewati meja makan, hhhmmm, tercium aroma sedap masakan mama. Kutoleh dan, wooouuuwww, balado terong, ikan asin, serta tempe goreng sudah tertata rapi diatas meja sambil seakan - akan melambaikan tangan mengajakku untuk menyantapnya. Tetapi aku harus melewatinya dan masuk ke kamar mandi dan melakukan pekerjaan rumah yang menjadi bagianku.

Melakukan rutinitas pagi ini, membantu mama bersih - bersih rumah, terasa lebih berat dari biasanya. Karena, Aku bangun kesiangaaannn !!! Arrrgghhh !!!! Dengan cepat kusapu seluruh lantai rumahku dan kubersihkan beberapa bagian seadanya, lalu dengan berlari - lari kecil aku menuju kamar mandi. Mandi seadanya, dandan seadanya, dan minum segelas air putih. Kupanasi motorku, agar bisa langsung berangkat setelah aku mengambil sepatu di gudang.

Dengan sabar mamaku bertanya, " Kamu ndak sarapan ? "

Tapi kujawab dengan sedikit ketus, " Ndak, sudah ndak keburu, nanti kalau telat malah repot, soalnya harus bayar denda. "

" Ya sudah kalau gitu, mama sudah bangun pagi - pagi buat nyiapin makanan buat kalian, malah ndak ada yang makan. Kalau gitu besok ndak usah masak lagi !! ", teriak mama.

Aku hanya terdiam, memakai sepatu, lalu pamit berangkat kerja.

Sepanjang jalan aku berpikir. Ternyata yang mandi sepagi itu adalah mamaku. Mama bangun sepagi itu hanya untuk menyiapkan sarapan buat kami anak - anak nya. Tapi apa yang dia dapat, kami pergi meninggalkannya begitu saja dan tidak menyentuh sedikitpun masakan yang telah dibuatnya.

Tak terasa, karena di sepanjang jalan aku hanya melamun memikirkan kejadian pagi ini, aku sudah berada di dekat kantorku. Sampai di lampu merah dekat ruko tempat kantorku berada, aku melihat seorang ibu tua yang sedang menjajakan koran yang ada di tangannya. Kulihat punggungnya telah bungkuk, jalannya pun sudah sempoyongan, dan terlihat kurus sekali. Tidak seharusnya di jam - jam seperti ini dia ada di situ untuk bekerja. Mungkin juga sebenarnya dia tidak ingin ada di jalan raya seramai ini di usianya yang sudah tidak muda lagi. Seharusnya dia ada di rumah, bersantai dengan anak dan cucunya, sarapan bersama mereka .....

" Sarapan ..... " Tak terasa air mataku menetes. Mungkin banyak mama diluar sana yang tidak bisa melakukan apa yang setiap pagi mamaku lakukan. Menyiapkan sarapan dan menyantapnya bersama dengan anak - anaknya. Tapi apa yang aku lakukan, aku pergi ke kantor tanpa mengucapkan terima kasih ke mama karena telah menyiapkan sarapan untukku. Padahal itu semua salahku karena aku tidak bisa bangun lebih pagi.

Yang kusyukuri sampai detik ini adalah, mamaku masih tetap membuatkan kami sarapan dan selalu sarapan bersama di meja makan kecil kami. Dengan menu sederhana, namun hangatnya cinta seorang ibu yang membuatnya menjadi mewah.


Wednesday, 15 May 2013

My First Post

Woooouuuuww ........

Finally ..... I have a blog ..... ^^,
It means ...... New experience for me to write and share something to many people who read this blog.

Awalnya, tak pernah terbersit sedikitpun dipikiranku untuk membuat sebuah blog pribadi seperti ini.
Banyak teman - teman ku yang membuat blog karena mereka suka bercerita dan membagikan informasi yang mereka miliki kepada orang banyak. Lalu mereka mengajakku untuk membuat blog pribadi juga, dengan menceritakan serunya menuangkan isi hati dan pikiran mereka menjadi serangkaian tulisan cerita indah yang dapat dinikmati para pembacanya.

Yaaahh, tapi aku tetap kekeuh tidak akan membuat blog, dengan satu alasan klasik tapi pamungkas yang selalu keluar dari mulutku dan cukup jitu membuat mereka menyerah membujukku adalah, "Aku bukan orang yang suka atau bahkan hobi menulis. Postingan seperti apa nanti yang akan muncul di blog ku. Bukannya share sesuatu malah akhirnya cuma buat gaya - gayaan doank atau biar makin exist di dunia maya."

Asal muasal pembuatan blog pribadi ini, karena adanya tugas mandiri dari dosen mata kuliah Teknologi Informasi untuk Akuntansi dan Bisnis, Ir. Pontjo Bambang Mahargiono, M. M (terima kasih Pak Pontjo, saya jadi tergerak untuk menulis). Sebagai mahasiswi yang baik dan sadar diri bahwa belum memiliki blog, maka mulai lah aku memikirkan blog seperti apa yang sebaiknya aku buat. Blog yang tidak hanya sekedar sebagai syarat pemenuhan nilai tugas dan yang akhirnya ' mangkrak ', tetapi bener - bener setiap coretan di dalamnya bisa menjadi inspirasi bagi yang membaca.

Okay .... This is my first post.
Welcome to my blog guys ........